Dua Kecamatan Rawan Banjir

WAWANCARA: Wartawan liputan Sarolangun saat sedang mewawancarai kepala BPBD Sarolangun, Mulyadi, beberapa waktu lalu.
WAWANCARA: Wartawan liputan Sarolangun saat sedang mewawancarai kepala BPBD Sarolangun, Mulyadi, beberapa waktu lalu.
Share

SAROLANGUN - Tingginya curah hujan beberapa waktu terakhir di Sarolangun, menjadikan salah satu ancaman untuk kecamatan yang rawan banjir dan longsor. Dari sepuluh kecamatan, terdapat dua kecamatan yang rawan terjadi banjir dan longsor.  "Dua kecamatan yang memiliki potensi banjir dan longsor, yakni Kecamatan Batang Asai dan Limun," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Sarolangun, Mulyadi saat dikonfirmasi awak media, kemarin.

Diakuinya, memang saat ini pihak BPBD belum melakukan persiapan khusus untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Hal ini dikarenakan saat ini masih dalam masa peralihan, sehingga kondisi masih relatif aman. Namun dirinya tetap menghimbau masyarakat yang berada dipinggiran sungai untuk tetap waspada.


"Kalau persiapan khusus memang belum ada. Kita di BPBD ini tetap siap siaga. Meskipun demikian, masyarakat harus tetap waspada,terutama masyarakat yang tinggal dipinggir aliran sungai," harapnya.

Sementara Sekda Sarolangun, Thabroni Rozali, mengatakan akan meletakkan alat berat jenis eskapator yang di miliki Dinas PU Sarolangun di titik rawan longsor seperti Kecamatan Batang Asai dan Limun.

"Tahun ini kan kita ada dapat bantuan alat berat dari dana APBD Provinsi. Jadi, rencananya alat berat itu akan kita siagakan di lokasi rawan longsor," tandasnya.

(hnd)





KPU BATANGHARI RESMI UMUMKAN TIGA PASLON BERDASARKAN NOMOR URUT

  • Jumat, 25/09/2020 15:35:41 WIB
  • Dibaca: 1056

Batanghari- Pengundian dan pengumuman nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Batanghari sukses digel...