SELAMATKAN MASYARAKAT JAMBI DARI KABUT ASAP MAFIA KARHUTLA MUSUH BERSAMA

Illustrasi
Share

KOTA JAMBI – Aliansi mahasiswa kembali berunjuk rasa di depan kantor DPRD kota jambi untuk menyampaikan keluhan-keluhan yang meresahkan masyarakat kota jambi. Mahasiswa yang tergabung dalam beberapo organisasi antara lain organisasi: PMII, HMI, KAMMI, dan IMM.

Dalam tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa antara lain yaitu: meminta kasus karhutla tidak dipolitisasi, mendesak pemerintah provinsi jambi dan kabupaten untuk segera menyalurkan bantuan logistik yang mendesak, mendesak provinsi jambi membuat rancangan jangka panjang mengenai pencegahan penindakan dan pemanfaatan, meminta pemerintah memfasilitasi penyelenggaraan audiensi cipayung plus dengan kapolda, dandrem, DPRD provinsi jambi dan perusahaan yang terlibat masalah karhutla dan menyampaikan secara transparan dalam jangka waktu satu minggu terhitung dari hari ini, meminta pemerintah provinsi jambi dan DPRD merekomendasikan kepada pemerintah pusat agar perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran di cabut izinnya, mendesak pemerintah untuk membuka seluruh data terkait dengan hutan yang terbakar dan pelaku pembakaran hutan, mendesak DPRD provinsi jambi untuk membuat peraturan terkait dengan lahan yang terbakar untuk tidak dikelola selama 4 tahun.

Menanggapi hal itu semua ketua DPRD provinsi jambi Edi purwanto SH,I. M, Si mengatakan akan siap memenuhi semua tuntutan yang telah diberikan kepadanya,  “semua tuntutan akan kita tanda tangani, dan kita tidak akan tinggal diam saja, polda  sudah menangkap 41 orang yang terkait dengan pembakaran lahan hutan, dan menyangkut perda kita akan serius menangani nya, akan tetapi itu semua butuh proses kita butuh waktu untuk melakukan rapat terdahulu”, ujarnya.

 

 

 

Penulis: Ari
Editor: Fatimah




Komisi IV DPRD Kota Jambi Bahas Sejumlah Perda

  • Senin, 21/10/2019 14:53:58 WIB
  • Dibaca: 96

Menjelang 100 hari kerja masa jabatan DPRD Kota Jambi periode 2019-2024. Saat ini Komisi IV DPRD Kota Jambi tengah memba...