Dugaan Kekerasan Terhadap siswa Di SDN 52 Leban Karas

Illustrasi
Share

Muaro Jambi - Sekelompok warga yang mengatasnamakan lembaga swadaya masyarakat akram melakukan aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi. Mereka menuntut kejelasan terkait penyelesaian atas kasus tindakan kekerasan yang terjadi di SD Negeri 52 Leban Karas Desa Muaro Pijoan kecamatan Jaluko.

Dugaan tindakan kekerasan ini dilakukan siswa kelas 4 kepada junior nya. Korban berinisial F dan saudaranya N kekerasan ini terjadi pada tanggal (17/12/2019) di lingkungan sekolah Islam. Siswa tersebut bahkan sempat dirawat di rumah sakit.

Akibat tindakan kekerasan yang terjadi pada siswa sd tersebut korban mengalami gangguan psikis dan mental. Warga meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi dan pihak kepolisian untuk menindak tegas terhadap oknum. PLT Kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi Erwanisah menyayangkan, atas kejadian kekerasan terhadap siswa, namun pihaknya turun langsung ke sekolah, bahkan ke rumah sakit untuk melihat dan memastikan keadaan korban. Pihak dinas juga telah melakukan mediasi kepada kedua belah pihak.

"Pihak korban masih belum bisa menerima, kami berharap ini ada titik temu antara kedua belah pihak dan mencari solusi yang terbaik, supaya anak-anak ini tetap sekolah." Ungkap Erwanisah PLT Kepala Dinas Pendidikan Muaro Jambi.





Jelang Pilkada, KPU Kabupaten Batangari Lakukan Sosialisasi Bersama Pers Batanghari

  • Jumat, 03/07/2020 13:29:45 WIB
  • Dibaca: 1017

BATANGHARI - Mendekati pelaksanaan pilkada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Batanghari giat lakukan sosialisasi peru...