Korban Meninggal Akibat Virus Korona Tembus 2.000 Orang

Para pasien yang tertular virus korona beristirahat di rumah sakit darurat di Gelanggang Olahraga Wuhan di Provinsi Hubei, 17 Februari 2020. (Foto: AP)
Para pasien yang tertular virus korona beristirahat di rumah sakit darurat di Gelanggang Olahraga Wuhan di Provinsi Hubei, 17 Februari 2020. (Foto: AP)
Share

Jumlah kasus baru infeksi virus korona di China terus bertambah pada Rabu (19/2). China melaporkan ada 1.749 penderita baru dan 136 korban yang meninggal.

Pemerintah Jepang juga mengkonfirmasi lebih banyak penderita virus korona ditemukan di atas kapal pesiar Diamond Princess. Tercatat ada 542 orang terjangkit virus korona dari 3.700 penumpang dan awak kapalnya.

Perebakan baru itu memicu kecaman keras atas keputusan untuk mengkarantina semua penumpang di kapal itu.

Angka terbaru penderita virus korona di China tercatat 74.185 dan angka kematian mencapai 2.004. Sedangkan jumlah penderita baru yang dilaporkan turun di bawah 2.000 orang per hari selama dua hari terakhir.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutteres mengatakan wabah virus itu masih bisa dikendalikan, tetapi situasinya sangat berbahaya. Kata Gutteres seperti dikutip Associated Press di Lahore, “risikonya sangat besar dan dunia harus bersiap-siap untuk menghadapi kemungkinan itu.”

China telah menutup sejumlah kota di Provinsi Hubei, wilayah yang paling banyak terdapat penderita virus korona. Pembatasan itu mengakibatkan semua transportasi dan pergerakan warga terhenti, kecuali untuk mengkarantina penduduk, memberikan bantuan kesehatan dan membagikan makanan. [ii/ ft]

Editor: RA
Sumber: www.voaindonesia.com




Prabowo Jadi Ketua Umum Gerindra Lagi

  • Minggu, 09/08/2020 12:14:21 WIB
  • Dibaca: 435

BOGOR- Partai Gerindra kembali memilih Prabowo Subianto menjadi ketua umum untuk periode 2020-2025. Keputusan itu ...