2 Siswa SMPN 1 Turi Sleman Ditemukan, Total 10 Meninggal, Operasi SAR Ditutup

Tim SAR kembali menemukan dua siswa SMPN 1 Turi dalam keadaan meninggal dunia. Foto: Radar Jogja
Tim SAR kembali menemukan dua siswa SMPN 1 Turi dalam keadaan meninggal dunia. Foto: Radar Jogja
Share

SLEMAN - Tim SAR gabungan kembali menemukan korban susur sungai Sempor, Donokerto Turi, Sleman, Minggu (23/2). Kedua korban dipastikan siswa SMPN 1 Turi, yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di arah selatan atau tepatnya 400 meter dari lokasi insiden maut.

Humas Kantor Basarnas Yogjakarta Pipit Eriyanto menuturkan, kedua korban ditemukan di lokasi yang sama, DAM Matras. Jenazah pertama ditemukan pukul 05.30, sementara jenazah kedua pukul 07.05. Saat ditemukan, jenazah sudah mulai mengapung di permukaan.

“Benar ditemukan dua jenazah oleh tim SAR gabungan saat sisir sungai pagi ini. Dalam kondisi mengapung di sekitar DAM Matras. Jarak dari lokasi hanyut sekitar 400 meter,” katanya, Minggu (23/2).

Kedua jenazah selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan identifikasi oleh tim DVI Polda DIJ. Dengan perbandingan sidik jari, ciri fisik dan barang bawaan milik korban.

Pipit memastikan kedua jenazah adalah peserta susur sungai SMPN 1 Turi. Korban masing-masing bernama Yashinta Bunga, tercatat sebagai warga Dadapan, Donokerto, Turi. Sementara Zahra Imelda merupakan warga Kenteng, Wonokerto, Turi.

Hasil identifikasi sementara kedua jenazah juga memiliki ciri fisik sama. Sosok Yasinta memiliki tinggi 150 centimeter. Adapula tahi lalat di pipi dan rambut kriting sepinggang. Zahra memiliki tinggi 140 centimeter, kulit gelap dan rambut sebahu.

“Kedua jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Untuk selanjutnya akan diserahkan kepada keluarganya masing-masing,” ujarnya.

Ditemukannya kedua korban turut menandai berakhirnya operasi pencarian laka sungai. Seluruh tim SAR gabungan akan dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

“Total sudah sepuluh korban meninggal dunia yang ditemukan. Operasi pencarian sudah selesai. Bersamaan ini operasi laka sungai SAR Gabungan telah ditutup,” katanya.

Korban Meninggal Insiden Susur Sungai SMPN 1 Turi:

1. Yasinta Bunga (Perempuan/13tahun) alamat Dadapan Rt.5 Rw.27, Donokerto, Turi.

2. Zahra Imelda (Perempuan/12tahun) alamat Kenteng, Wonokerto, Turi.

3. Nadine Fadilah (Perempuan/12tahun) alamat Kenaruhan Rt.5 Rw.18 Donokerto, Turi.

4. Sovie Aulia (Perempuan/15tahun) alamt Sumberejo Rt.22 Rw.6, Kaliurang, Srumbung, Magelang.

5. Arisma Rahmawati (Perempuan/13tahun) alamt Ngentak Rt.2 Rw.23, Tepan, Bangunkerto, Turi.

6. Nur Azizah (Perempuan/15tahun) alamt Kembangarum Rt.2 Rw.30 Donokerto, Turi.

7. Lathifa Zulfaa (Perempuan/15tahun) alamat Kembangarum Rt.4 Rw.33 Donokerto, Turi.

8. Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah (Perempuan/14tahun) alamt Karanggawang Rt.5 Rw.25 Girikerto, Turi.

9. Evieta Putri Larasati (Perempuan/13tahun) alamt Soprayan Rt.4 Rw.19 Girikerto, Turi. 

10. Faneza Dida (Perempuan/13tahun) alamat Glagahombo Rt.3 Rw.19 Girikerto,Turi. (dwi/tif/radarjogja)

Editor: Ra
Sumber: www.jpnn.com




Pilkada Ditunda, DKPP Awasi Anggaran

  • Kamis, 02/04/2020 08:50:56 WIB
  • Dibaca: 2070

Jakarta – Presiden Joko Widodo telah menunjuk Didik Supriyanto menjadi Anggota DKPP melalui Keputusan Preside...