Kajari Batanghari Soroti Permasalahan CSR di Batanghari

foto Kajari Batanghari Bersama wartawan
foto Kajari Batanghari Bersama wartawan
Share

JEKTV.co.id,MUARABULIAN - Kajari Batanghari, Dedy Priyo Handoyo, tahun ini menyoroti berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Batanghari.Satu di antaranya yakni Corporate Social Responbility (CSR) dari perusahaan-perusahaan tambang batubara yang ada di Kabupaten Batanghari.Ia meminta kepada perusahaan-perusahaan tambang batubara untuk ikut membantu pembangunan di Kabupaten Batanghari melalui dana CSR untuk masyarakat desa setempat.

"Ini yang kami soroti saat ini. Satu contoh semisal ada sekolah yang kondisi bangunannya sudah tidak layak. Jika pemerintah berencana untuk memperbaiki pada tahun selanjutnya, alangkah baiknya bisa dibantu menggunakan dana CSR tadi," katanya kepada wartawan, Rabu (26/2).

Dedy juga menyebut, perusahaan-perusahaan memang punya kewajiban melalui dana CSR untuk ikut membantu pemda dan warga sekitar."Dan dari CSR itu juga untuk mendorong peningkatan PAD," ujarnya.

Disamping itu, pihaknya juga memonitor pembangunan di desa-desa. Dari hasil penyelidikan mereka, banyak desa-desa yang mengklaim atau mengakuisisi pembangunan yang menggunakan dana CSR perusahaan menjadi pembangunan tersebut menggunakan Dana Desa.

"Banyak yang seperti. Semisal ada pembangunan gedung yang pakai dana perusahaan malah dipasang plank bahwa itu pembangunan menggunakan Dana Desa," bebernya.

Ia mengingatkan, agar para kades dan pejabat desa benar-benar mengunakan Dana Desa sesuai prosedur dan transparan. Agar masyakarat mengetahui sumber dana, besaran anggaran dan apa yang akan dibangun.

"Dana Desa yang sampai di pemdes jangan sampai terjadi penyimpangan. Dan kades jangan menyimpangi seolah-olah Dana Desa itu adalah duit sendiri," jelasnya. (pur)

Penulis: purwadifirdaus
Editor: purwadifirdaus
Sumber: Kajari Batanghari




Cerah, Harapan Ratu Munawaroh Untuk Generasi Milenial

  • Rabu, 07/10/2020 17:04:05 WIB
  • Dibaca: 2362

JAMBI - Masa pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak bulan februari lalu tidak hanya dirasakan di Jambi, tapi juga di In...