Tanpa Ranking Dunia, 2 Kali di Ambang Kekalahan, Ganda Indonesia Juara

Ganda putra muda Indonesia Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat saat menjadi juara nasional 2019. Tadi malam, Rayhan/Rahmat kembali mengejutkan dengan menjadi juara di Belanda. (Djarum Badminton)
Ganda putra muda Indonesia Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat saat menjadi juara nasional 2019. Tadi malam, Rayhan/Rahmat kembali mengejutkan dengan menjadi juara di Belanda. (Djarum Badminton)
Share

Ganda putra muda Indonesia Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat melakukan kejutan besar dengan menjadi juara Dutch Junior International 2020.

Pada final yang berlangsung di Badmintonhall Degiro, Haarlem, Belanda tadi malam (1/3), Rayhan/Rahmat mengalahkan ganda Malaysia Malaysia Junaidi Arif/Muhammad Haikal.

Pasangan Indonesia yang masih belum memiliki ranking dunia itu menang dengan skor sangat ketat dalam kondisi 25-23, 24-22. Laga berakhir dalam tempo 43 menit.

Ini adalah pencapain yang istimewa bagi Rayhan, 15 dan Rahmat, 16. Sebab, target awal mereka pada ajang ini hanyalah perempat final.

“Kami sudah melewati target awal ke babak delapan besar, sekarang kami di semifinal. Semoga bisa menang lagi dan jauh lebih baik dari target,” imbuh kata Rahmat dalam siaran pers PP PBSI sebelum laga semifinal.

Dan ternyata, harapan Rahmat untuk bisa melaju jauh bisa terealisasi. Pada semifinal, mereka mengalahkan wakil Taiwan, Liu Chia-Feng/Wu Hsuan-yi dalam rubber game yakni 21-18, 21-23, dan 21-11.

“Kami mewaspadai bola atas pengembalian lawan, soalnya mereka kan tinggi banget ya. Jadi harus banyakin menurunkan bola duluan,” komentar Rahmat soal pasangan Taiwan tersebut.

Dan konsistensi, kekuatan mental, serta fokus yang tinggi membuat Rayhan/Rahmat mampu mengatasi perlawanan ganda Malaysia di final.

Pada game pertama laga itu, Rayhan/Rahmat sempat berada dalam situasi yang berbahaya. Mereka diambang kehilangan game pembuka karena sudah tertinggal 17-20.

Tetapi, juara nasional U-19 2019 itu berhasil menyelamatkan game tersebut. Dan bahkan, mereka berbalik unggul 21-20 karena kesuksesan mereka mencetak empat angka beruntun.

Setelah mengalami kebangkitan, Rayhan/Rahmat tidak melepaskan momentum. Mereka memenangkan game pertama dalam kondisi 25-23 setelah terlebih dulu terlibat adu setting.

Pada game kedua, situasinya nyaris sama. Junaidi/Haikal sudah mencapai game point dalam kedudukan 20-18. Namun, lagi-lagi, Rayhan/Rahmat berhasil menyusul dan membuat kedudukan sama kuat 20-20.

Setelah dua kali tertinggal dan nyaris kalah pada game kedua, Rayhan/Rahmat secara dahsyat bisa membuat tiga angka beruntun dan menang dengan skor 24-22.

Secara total, Indonesia sukses besar dengan meraih empat gelar dalam lima sektor yang dipertandingkan di Dutch Junior International 2020.

Selain Rayhan/Rahmat, gelar Indonesia datang dari Saifi Rizka Nurhidayah (tunggal putri), Lanny Tria Mayasari/Jesita Putri Miantoro (ganda putri), dan Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil (ganda campuran).

Editor: Ra
Sumber: www.jawapos.com




Jelang Pilkada, KPU Kabupaten Batangari Lakukan Sosialisasi Bersama Pers Batanghari

  • Jumat, 03/07/2020 13:29:45 WIB
  • Dibaca: 520

BATANGHARI - Mendekati pelaksanaan pilkada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Batanghari giat lakukan sosialisasi peru...