Cegah Infeksi pada Gigi Selama Kehamilan

lustrasi ibu hamil. (Agus Wahyudi/Jawa Pos)
lustrasi ibu hamil. (Agus Wahyudi/Jawa Pos)
Share

Menjaga kesehatan gigi selama kehamilan tidak bisa disepelekan. Munculnya lubang pada gigi tak hanya menimbulkan rasa nyeri. Lubang tersebut bisa jadi jalan masuk bagi bakteri yang tak diinginkan. ”Kalau bakteri sudah masuk dalam aliran darah, bisa jadi sampai ke plasenta,” ucap drg Maria Elisea KH.

Infeksi pada gigi selama kehamilan itu bisa berdampak pada ibu dan bayi. Paling buruk, bisa berisiko terjadi keguguran. Hal semacam itu bisa dihindari sejak sebelum kehamilan. Elisea mengatakan, calon ibu perlu merawat gigi saat merencanakan kehamilan. ”Terutama pembersihan karang gigi dan penambalan lubang,” jelasnya.

Elisea menegaskan, sekecil apa pun lubang yang ada harus segera ditambal. Jangan sampai ditunda-tunda hingga menjadi terlalu dalam. ”Kita tahu di dalam mulut tak hanya ada gigi, tapi juga gusi yang berisi aliran darah,” jabarnya. Karena itu, bakteri yang masuk lewat lubang bisa dengan mudah menuju jaringan aliran darah.

Alumnus FKG Universitas Airlangga tersebut menjelaskan, gigi dengan lubang kecil masih bisa ditambal. Namun, perawatan lanjutan harus dilakukan bila sudah muncul lubang sampai melebihi atap pulpa gigi. ”Kita harus lakukan perawatan saluran akar supaya giginya bisa dipertahankan,” jelasnya.

Jika sudah mengikis banyak bagian hingga sisa jaringan gigi dirasa terlalu sedikit, dokter memilih untuk mencabut gigi secara menyeluruh. ”Maka, jangan sampai bumil menunggu hingga terjadi infeksi,” ujarnya. Dokter gigi di Dental Queen Clinic, Kupang Indah, tersebut menyayangkan masih banyaknya masyarakat yang baru ke dokter ketika gigi berlubang hingga keropos.

Perawatan rutin bisa dilakukan dengan taat sikat gigi dua kali sehari dengan cara yang benar. Selain itu, bumil harus cepat berkumur dengan air matang setelah muntah. ”Biasanya kalau morning sickness ya,” imbuhnya. Konsultasi rutin dengan dokter gigi juga perlu dilakukan setiap enam bulan.

Konsumsi kalsium dan menu makanan sehat juga harus diperhatikan bumil. ”Sumber kalsium janin kan dari ibu,” ucapnya. Karena itu, asupan kalsium harus diperhatikan. Jika bumil kekurangan asupan kalsium, gigi keropos sering terjadi seusai melahirkan.

Pada saat pandemi Covid-19 seperti ini, banyak dokter gigi yang lebih berhati-hati dalam penanganan pasien. ”Jika untuk estetika dan tidak darurat, memang dihindari dulu,” katanya saat dihubungi kemarin (14/4).

Elisea berbagi tip pertolongan pertama saat muncul gusi gigi radang dan nyeri. Pasien bisa berkumur air garam hangat untuk sementara. ”Tentunya harus jaga imunitas badan dan kebersihan gigi,” ucapnya. 

Yang Perlu Diperhatikan Bumil

  • Perawatan gigi sebelum merencanakan kehamilan. Di antaranya, pembersihan karang gigi dan penambalan gigi berlubang.
  • Saat kehamilan, konsumsi vitamin tambahan dan asupan kalsium dari dokter kandungan.
  • Jika terjadi morning sickness, kumur dengan air matang setelah muntah.
  • Jika gusi terasa bengkak dan nyeri, kumur air hangat yang diberi garam sebagai pertolongan pertama.
  • Tetap patuh menyikat gigi dua kali sehari.

Sumber: drg Maria Elisea K.H.

Editor: Ra
Sumber: www.jawapos.com




Jelang Pilkada, KPU Kabupaten Batangari Lakukan Sosialisasi Bersama Pers Batanghari

  • Jumat, 03/07/2020 13:29:45 WIB
  • Dibaca: 954

BATANGHARI - Mendekati pelaksanaan pilkada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Batanghari giat lakukan sosialisasi peru...