Harga Karet Merangkak Naik

Illustrasi
Share

Kota Jambi-Untuk kewajibkan pembangunan jalan menerapkan aspal dengan campuran berbahan karet di Indonesia, aspal berbahan karet sudah mulai diaplikasikan dan diuji coba, Penerapan aspal campur karet dinilai berpotensi meningkatkan harga karet petani , khususnya di provinsi Jambi.

Agus Rizal Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi diruang kerja nya menagatakan, Kementrian PUPR tahun 2020 telah menyiapkan anggaran Rp9,9 miliar untuk membeli karet petani di Jambi, sehingga Untuk dijadikan bahan campuran pembuatan aspal,Kementrian pupr telah turun ke lapangan, akan langsung membeli karet petani dengan harga Rp8 ribuan,per kilo gram.

ketersediaan bahan baku karet di petani harus dapat memenuhi permintaan dari PUPR , untuk provinsi Jambi rata-rata setiap bulan produksi karet petani mencapai 29 ribu ton, ujar kepala dinas perkebunan provinsi Jambi Agus Rizal.

Untuk penerapan aspal karet, harus didorong dengan kebijakan pemerintah,karena pelaku usaha tidak akan membangun pabrik aspal karet jika tidak didukung dengan kebijakan penerapan aspal karet.

Setelah ada aturan yang jelas dari pemerintah provinsi Jambi , produksi karet petani Jambi mampu memenuhi kebutuhan produksi aspal, kuantitas dan kualitas karet petani, jika sudah wajib pakai aspal karet,ternyata kualitas karet petani provisni Jambi tidak memenuhi standar, maka yang diambil karet dari daerah lain, sehingga peningkatan kualitas produksi karet petani harus di prioritaskan, tutup agusrizal. ( Nia )

Penulis: Nia
Editor: Ra




Jelang Pilkada, KPU Kabupaten Batangari Lakukan Sosialisasi Bersama Pers Batanghari

  • Jumat, 03/07/2020 13:29:45 WIB
  • Dibaca: 954

BATANGHARI - Mendekati pelaksanaan pilkada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Batanghari giat lakukan sosialisasi peru...