Kasus Asusila di Kabupaten Batanghari meningkat dari tahun sebelumnya

Illustrasi
Share

BATANGHARI - Kasus kekerasan asusila di kabupaten batanghari baik itu pelecehan seksual / persetubuhan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terus meningkat, hal tersebut diketahui berdasarkan data jumlah yang diperoleh dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).

Seperti yang disampaikan oleh Kadis DPPKBP3A Tesar Arlin, S.E melalui kabid P2A Najmi Ulyati, S.P terjadi peningkatan kasus di tahun 2020 ini, baik itu pelecehan seksual dan KDRT dari tahun 2019 lalu.

"Pada Tahun 2019 lalu yakni Januari s/d Desember ada sebanyak 21 Kasus dengan rincian pelecehan seksual ada 19 orang dan KDRT ada 2 orang" Ujar kabid P2A pada Kamis (02/07/2020) kepada jurnalis jektv.co.id

Kabid P2A menjelaskan peningkatan kasus tersebut pada tahun 2020 per Januari s/d Juni ada sebanyak 24 orang kasus sedangkan di tahun sebelumnya 2019 hanya terdapat 21 orang kasus per Januari s/d Desember.

"Pada Januari s/d Juni 2020 sudah ada 24 orang yakni Kasus KDRT ada sebanyak 4 orang, pelecehan seksual atau persetubuhan ada sebanyak 19 orang, serta 1 orang pada kasus perzinahan" Terang Najmi.

Najmi menjelaskan berdasarkan rekap data jumlah tersebut terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya karena pada Januari s/d Juni 2020 ini belum mencapai satu tahun telah mencapai 24 kasus dibandingkan tahun 2019 lalu.

"Saya berharap lebih perkuat dekat kepada Tuhan, karena apabila kita telah dekat hal semacam ini tidak akan terjadi, serta keharmonisan keluarga juga harus dijaga karena apabila dalam ruang lingkup keluarga harmonis kejadian seperti ini bisa terhindar" Harap kabid P2A Najmi Ulyati.

Penulis: Fny
Editor: Ra




Cerah, Harapan Ratu Munawaroh Untuk Generasi Milenial

  • Rabu, 07/10/2020 17:04:05 WIB
  • Dibaca: 2362

JAMBI - Masa pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak bulan februari lalu tidak hanya dirasakan di Jambi, tapi juga di In...