Menuju New Normal Butuh Peran Perempuan

Talkshow ini menghadirkan narasumber, yakni DR. Dr. Hj. Nadiyah Maulana, SpOG Ibu Wakil Walikota Jambi, Dra. Hj. Astina Devi Dul Alim, SH.MH Ibu Wakapolda Jambi, Mania Pengusaha Songket dan Batik Cik Mia, Jami Wanti Supervisor Inez Cosmetik, dan di pandu oleh Achmad Affandi, SH, MH sebagai moderator.
Talkshow ini menghadirkan narasumber, yakni DR. Dr. Hj. Nadiyah Maulana, SpOG Ibu Wakil Walikota Jambi, Dra. Hj. Astina Devi Dul Alim, SH.MH Ibu Wakapolda Jambi, Mania Pengusaha Songket dan Batik Cik Mia, Jami Wanti Supervisor Inez Cosmetik, dan di pandu oleh Achmad Affandi, SH, MH sebagai moderator.
Share

JAMBI – Kamis (2/7) Transmart Jambi Menggelar Talkshow dengan tema “Peranan Wanita Dalam Era New Norma”.  Kegiatan ini digelar di loby Transmart Jambi pada pukul 16.00 WIB.

Talkshow ini menghadirkan narasumber, yakni DR. Dr. Hj. Nadiyah Maulana, SpOG Ibu Wakil Walikota Jambi, Dra. Hj. Astina Devi Dul Alim, SH.MH Ibu Wakapolda Jambi, Mania Pengusaha Songket dan Batik Cik Mia, Jami Wanti Supervisor Inez Cosmetik, dan di pandu oleh Achmad Affandi, SH, MH sebagai moderator.

Untuk diketahui Sejak pemerintah memberlakukan kebijakan social distancing dan Work From Home (WFH) yang bertujuan untuk mencegah penyebaran covid-19, maka masyarakat diminta mengkarantina diri di rumah mulai dari aktivitas belajar, bekerja, dan beribadah.

WFH ini kemudian diikuti dengan kebijakan School From Home (SFH), saat WFH dikombinasikan dengan SFH peran perempuan baik sebagai pekerja atau ibu rumah tangga diharapkan mampu menjalankan setidaknya tiga peran: sebagai pekerja yang menyelesaikan pekerjaan kantor di rumah, menjadi guru `dadakan' mendampingi anak-anaknya mengerjakan tugas sekolah, serta memastikan suplai kebutuhan pangan keluarga tercukupi.

Disinilah berawal kisah dimulainya berbagai perubahan tatanan  kehidupan, utamanya dalam kehidupan keluarga. Dan sudah menjadi qadarullah kaum ibu akhirnya kembali ke pangkuan keluarga untuk mengurusi rumah dan keluarganya.

Sejatinya di masa pandemi ini memberikan lahan yang luas bagi perempuan untuk berperan sebagai ibu yang hebat karena sangat diperlukan keberadaannya dalam mendampingi putra-putrinya. Di sinilah peran ganda ibu pun diuji ketahanannya yang harus tetap tinggal di rumah.

Perempuan pekerja atau ibu rumah tangga atau yang merangkap keduanya dituntut untuk lebih bijak dalam mengatur waktu sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan rumah tangga dan tugas kantor bersamaan.

Tentu saja rutinitas ibu saat ini sudah berubah drastis selama WFH, di satu sisi harus online meeting secara virtual dengan kantor, di sisi lain harus keluar masuk dapur menyiapkan makanan untuk keluarganya dan memastikan selalu ketersediaan makanan bergizi. Belum lagi harus memastikan tugas-tugas sekolah anak yang secara online juga telah diselesaikan tepat waktu.

Tak hanya itu efek yang timbul akibat virus corona ini juga telah memaksa ibu untuk memiliki kebiasaan baru. Pembelajaran dari Covid-19 berhasil membuat ibu-ibu yang `gaptek' menjadi pandai berdigital. Pada sebagian ibu yang sebelumnya menggunakan handphone hanya untuk berkomunikasi, kini telah mahir menggunakan Wa dan berbelanja online.

Meskipun ada sisi negatif dari berlakunya social distancing ini, namun tidak kurang juga hikmah positifnya. Sebagai ibu di rumah atau wanita pekerja saat ini mempunyai quality of time bersama keluarga seperti belajar menyiapkan masakan untuk keluarga yang selama ini sudah terabaikan. Melakukan sholat berjamaah, mengaji, bermain dan nonton bersama-sama, semua itu menghadirkan kebahagiaan. Mari sambut tatanan kehidupan baru (New Normal Life) dengan hidup yang lebih baik.

Editor: Ra




Pilkada Harus Aman Covid-19

  • Kamis, 06/08/2020 07:25:57 WIB
  • Dibaca: 886

JAKARTA – Pelaksanaan Pilkada Serentak akan digelar pada 9 Desember 2020 m mendatang. Semua persiapan terus d...