Tagihan Listrik Kartika Putri Naik Rp 17 Juta

Tagihan Listrik Kartika Putri Naik Rp 17 Juta
Tagihan Listrik Kartika Putri Naik Rp 17 Juta
Share

JAKARTA– Artis cantik Kartika Putri mengeluh soal tagihan listrik di rumahnya yang tiba-tiba melonjak hingga Rp17 juta. Padahal biasanya, tagihan listrik di rumahnya hanya berkisar Rp6 juta dan Rp7 per bulannya. Istri Habib Usman ini lantas meluapkan kekesalannya di akun Instagram miliknya dan meminta penjelasan dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Per bulan biasanya Rp6 juta-Rp7 juta kenapa bulan ini bisa sampai Rp17 jutaan ya. Mohon penjelasannya ya bang @infopln @pln_id @pln123_official,” tulis Kartika di akun media sosialnya, dikutip Sabtu (11/7).

Mendengar keluhan itu, pihak PLN lantas menghubungi Kartika Putri dan melakukan pengecekan. Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bulungan, Aji Lesmana mengatakan,

kenaikan tagihan listrik Kartika Putri dikarenakan ada akumulasi tagihan dari bulan Mei di mana pada bulan tersebut PLN melakukan pembacaan rata-rata 3 bulan karena pandemi COVID-19 dan tagihan bulan Juni 2020 beserta biaya keterlambatan.

“Tagihan sebesar Rp 16.964.705 ialah tagihan rekening listrik untuk bulan Mei dan Juni 2020 beserta biaya keterlambatan. Untuk angka stand meter pelanggan sudah sesuai dengan pembacaan petugas yang diinput di sistem,” ujar Aji Lesmana.

Aji menambahkan, jika pembayaran tagihan listrik milik Kartika sudah melewati tanggal jatuh tempo yaitu tanggal 20 setiap bulannya, namun tagihan rekening bulan berikutnya telah terbit, maka otomatis tagihan yang belum dibayar akan terakumulasi.

Penjelasan PLN tersebut akhirnya ditanggapi positif oleh Kartika. “Terima kasih untuk penjelasan PLN , kami sudah memahami dan clear, untuk masyarakat jika mempunyai permasalahan terkait listrik bisa langsung hubungi Call Center PLN 123,” tutur Kartika. (dal/fin).

Penulis: dal
Editor: Ra
Sumber: fin.co.id




Prabowo Jadi Ketua Umum Gerindra Lagi

  • Minggu, 09/08/2020 12:14:21 WIB
  • Dibaca: 431

BOGOR- Partai Gerindra kembali memilih Prabowo Subianto menjadi ketua umum untuk periode 2020-2025. Keputusan itu ...