PNS Pakai Gamis Korpri, Disebut Daster Istri Hingga Baju Pakistan

PNS Pakai Gamis Korpri, Disebut Daster Istri Hingga Baju Pakistan
PNS Pakai Gamis Korpri, Disebut Daster Istri Hingga Baju Pakistan
Share

JAKARTA – Foto PNS pakai baju gamis Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia) dipadu celana cingkrang viral di media sosial.

Foto itu dihujat para politisi dan pegiat media sosial pendukung pemerintah Jokowi.

PNS yang mengenakan baju gamis korpri itu dituding sebagai pendukung khilafah atau pendukung sistem pemerintahan berdasarkan syariat Islam.


Pegiat media sosial Denny Siregar menyindir ASN yang menengakan baju gamis Korpri itu. Denny menyebut kemungkinan pria itu mengenakan daster istrinya.


“Dari kemaren sliweran mulu foto ini. Apa salahnya sih pake baju gini?,” kata Denny melalui akun Twitternya, Kamis (16/7/2020).

“Kita hrs tabayyun. Siapa tau baju beliau blm ada yg kering. Trus pake daster istri. Celananya jg jd ngatung krn setrika yg terlalu panas,” sindir Denny.

“Mending kalo tau orgnya, kita sumbang aja baju ma celana yg bener,” imbuhnya lagi.

Politisi PDIP, Budiman Sudjatmiko juga mengomentari foto PNS yang mengenakan baju korpri.

Melalui akun Twitter pribadinya @budimandjatmiko, Budiman Sudjatmiko menyebut bahwa pakaian itu mirip pakaian tradisional Afghanistan atau Pakistan.

“Ini bahkan bukan Arab. Ini lebih ke pakaian tradisional khas Afghanistan atau Pakistan,” tulisnya.

Pentolan aktivis’98 ini mengaku heran dengan pria dalam foto tersebut.

Ia bahkan menangkap kesan, ada penafsiran sempit dari orang-orang tertentu.

Budiman pun meneruskan kicauannya dengan mencolek akun Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Tjahjo Kumolo.

“Segitunya orang-orang ini menolak jadi Indonesia (pokoknya sebisa mungkin harus “Islam” dalam makna sempit mereka),” tandas Budiman.

Penulis: one
Sumber: pojoksatu.id




Lembaga Penyiaran dan Media Mulai Diawasi

  • Kamis, 13/08/2020 07:47:33 WIB
  • Dibaca: 131

JAKARTA – Euforia Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 mulai terasa. Lembaga penyelenggara pemilu ...