Tiba di Jeddah, Jamaah Haji dari 5 Kota Jalani Tes Kesehatan Ketat

ILUSTRASI. Para jamaah tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz baru, Jeddah, dari lima kota di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji. (AFP)
ILUSTRASI. Para jamaah tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz baru, Jeddah, dari lima kota di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji. (AFP)
Share

jektv.co.id - Arab Saudi mengumumkan pada hari Sabtu (25/7) bahwa jamaah haji dari dalam negeri mulai berdatangan. Para jamaah tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz baru di Jeddah dari lima kota di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji. Arab Saudi memang sudah membatasi jamaah haji hanya dari dalam negeri sebanyak seribu orang karena adanya pandemi Covid-19.

Menurut Departemen Haji dan Umrah, para peziarah tiba di kota suci dari Madinah, Riyadh, Abha, Tabuk dan Jazan. Mereka menjalani prosedur kesehatan yang ketat. Badan Pers Saudi (SPA) yang dikelola pemerintah menjelaskan jalur khusus dialokasikan bagi para jamaah haji untuk memfasilitasi prosedur masuk. Para peziarah akan menjalani isolasi kelembagaan sebelum menuju ke Mina, di mana mereka akan menghabiskan hari Tarwiyah.

Karena pandemi Coronavirus, haji tahun ini hanya terbatas untuk 1.000 peziarah. Semuanya dari dalam Arab Saudi, sekitar 700 di antaranya adalah ekspatriat.

“Sepanjang musim haji, akan ada koordinasi komprehensif antara organisasi terkait untuk keselamatan jamaah haji,” kata Wakil Menteri untuk Urusan Haji Hussain Al Shareef seperti dilansir dari Khaleej Time, Minggu (26/7).

Arab News menyebutkan Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi (SRCA) berperan mencakup layanan darurat di Masjidil Haram dan tindakan pencegahan untuk membatasi penyebaran virus Korona. Operasi ini sejalan dengan peraturan di Kerajaan yang membatasi jumlah jamaah haji tahun ini.

Otoritas mengalokasikan lebih dari 27 pusat darurat, 253 spesialis dan teknisi, dan lebih dari 112 ambulan yang dilengkapi dengan teknologi terbaru dan perangkat medis. Di Mekah, SRCA telah menyediakan 20 pusat darurat untuk memberikan layanan medis darurat untuk jamaah haji, dengan 188 petugas kesehatan dan lebih dari 100 ambulans modern.

Di Mina, Muzdalifah dan Gunung Arafat, otoritas mengalokasikan tiga pusat darurat, 21 spesialis dan teknisi, dan lebih dari 12 ambulan. Peziarah Saudi dan pendatang yang tinggal di Kerajaan dipilih berdasarkan kriteria tertentu, yakni usia lebih muda di bawah 65 tahun dan bebas dari penyakit kronis.

Editor: Ra
Sumber: www.jawapos.com




Prabowo Jadi Ketua Umum Gerindra Lagi

  • Minggu, 09/08/2020 12:14:21 WIB
  • Dibaca: 434

BOGOR- Partai Gerindra kembali memilih Prabowo Subianto menjadi ketua umum untuk periode 2020-2025. Keputusan itu ...