Terancam Tanpa Home Away

Illustrasi
Share

BERN - – Penundaan kualifikasi Piala Dunia 2022 akibat pandemi membuat Presiden Federasi Sepakbola Dunia atau FIFA Gianni Infantino tak bisa tidur nyenyak. 

Ya, mantan sekjen UEFA itu mengaku, pihaknya akan memaksa cara new normal dalam setiap laga resmi FIFA.

Pekerjaan rumah terberat adalah melakukan penyesuaian format turnamen dalam beberapa even penting. Salah satunya Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang dimulai pada Maret, tidak akan berlangsung hingga Oktober mendatang.

Efeknya, awal turnamen zona CONCACAF, yang seharusnya dilakukan September harus ditunda sampai Maret 2021.

“Saat ini semua kompetisi harus tunduk pada otoritas kesehatan,” jelasnya dalan rapat digital bersama ratusan perwakilan federasi sepakbola dunia, Minggu (20/9) dini hari.

Tidak hanya di Amerika Latin, enam laga kualifikasi Zona Asia harus ditunda. Solusi yang bisa dipakai adalah sentralisasi kompetisi. Dimana, gelaran semua kualifikasi berlangsung di satu tempat secara terpusat. Akibatnya pertandingan kualifikasi tidak dilakukan dengan format kandang dan tandang.
“Jika pandemi belum mereda, alternatifnya kita pakai format baru (tanpa kandang-tandang),” ujar Infantino dilansir dari Reuters.

Infantino tetap mendukung semua anggota FIFA. Dia juga memuji keputusan FIFA pada bulan Juni lalu untuk menyediakan dana hingga US$1,5 miliar dan sebagian besar didanai dari cadangan keuangan FIFA.

Uang itu digunakan bantuan FIFA Covid-19. Saat ini sudah ada sekitar 150 anggota FIFA yang mengajukan permintaan dana itu.

“FIFA tidak sedang menghadapi krisis, tetapi sepak bola adalah Uang dan uang harus untuk membantu sepakbola,” tambahnya.

Ia memuji dampak global dari Piala Dunia Wanita 2019 di Prancis dan menegaskan kembali prioritas FIFA untuk sepak bola wanita melalui program pengembangan Wanita FIFA yang baru-baru ini diluncurkan dan investasi sebesar USD 1 miliar selama empat tahun.

Selain itu Kongres FIFA juga menyetujui dua amandemen peraturan. Sejalan dengan situasi global baru, Statuta FIFA dan Tata Tertib Kongres diubah untuk memungkinkan pertemuan Kongres FIFA yang akan datang diadakan dari jarak jauh.

Infantino mengatakan bahwa badan sepak bola dunia telah membuka kemungkinan adanya tambahan untuk pertandingan internasional pada Januari 2022.

Jika terlaksana ini merupakan sesuatu yang dapat mengecewakan klub-klub Eropa yang harus melepaskan pemain mereka.

Sebelumnya, Konfederasi sepakbola Asia (AFC), memutuskan menunda seluruh pertandingan sisa kualifikasi Piala Dunia 2022, zona Asia. PSSI menghormati keputusan yang telah diambil tersebut.

“PSSI mendukung keputusan FIFA dan AFC terkait penundaan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022. Dengan ini tentunya tim pelatih akan mengubah program latihan, apalagi Piala AFF 2020 juga telah ditunda. Kami berharap pemain tetap semangat dan berlatih terus untuk memberikan yang terbaik untuk timnas Indonesia,” tandas ketua umum PSSI Mochamad Iriawan. (fin/tgr)

Penulis: tgr
Editor: Ra
Sumber: www.fin.co.id




Ada 7 Menteri Jokowi Berpotensi Besar Maju Pilpres 2024, Risma dan Tito Masuk

  • Jumat, 16/04/2021 10:20:25 WIB
  • Dibaca: 65

JAKARTA – Setidaknya ada tujuh menteri pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai memiliki potensi b...