Daun Pepaya Hambat Virus

Illustrasi
Share

JEKTV.CO.ID - Sejumlah bahan alami bisa menghambat perkembangan virus. Salah satunya, air daun pepaya.

Daun epaya disinyalir dapat menghambat virus termasuk Covid-19. Namun, Dosen Farmasi UMI, Apt Sukmawati S Farm M Kes mengatakan, pada dasarnya belum ada pembuktian penelitian khusus untuk Covid-19. Tetapi dilihat dari riset, terkait sebagai antibakteri dan antimikroba, serta sarat akan komposisi kimia sebagai kandidat obat. “Potensinya cukup tinggi,” jelasnya, kepada FAJAR, Kamis, 24 September.

Sukma menegaskan, daun pepaya bisa membantu menghambat pertumbuhan bakteri karena kandungan senyawa yang bisa menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Selain itu, daun pepaya juga bisa membantu meregenerasi sel-sel darah putih secara alami. Daun pepaya mengandung zat papain yang tinggi sehingga menjadikan rasanya pahit.

Sekaligus kandungan vitamin A, C, dan E yang berguna untuk mendongkrak sistem kekebalan tubuh untuk menangkal virus. Sudah terbukti untuk meredakan gejala deman berdarah dan antimalaria. Bisa diolah sesuai keinginan atau hanya dengan air rebusan. Takarannya pun sesuai keinginan,tetapi jangan berlebih.

“Asal dikonsumsi rutin itu bisa bermanfaat,” katanya seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup).

Daun pepaya juga bisa direbus tanpa mencampurnya dengan zat lain. Meminum air rebusan secara langsung dapat mempercepat efek yang diberikan dari daun pepaya itu sendiri.

Terpisah, Dosen Mikrobiologi Departemen Biologi Unhas, Dr Sulfahri menyampaikan, saat ini beberapa herbal secara ilmiah terbukti menghambat perkembangan virus Sars-Cov2.

“Mekanismenya dengan cara menghambat penempelan reseptor virus pada protein ace-2 di paru-paru dan menghambat replikasi RNA virus,” jelasnya.

Tim herbal penanganan Covid-19 Unhas itu menyampaikan, saat ini ramuan herbal sudah efektif untuk membuat yang reaktif menjadi swab negatif. “Intinya rutin, begitu pun sifatnya ke air daun pepaya,” tuturnya.

Rutin konsumsi setiap hari akan memberikan manfaat efektif. Terutama jika dikonsumsi pagi hari.

Dosen Farmasi UMI, Apt Sukmawati S Farm M Kes mengatakan, sebaiknya pagi hari sebelum sarapan.“Bisa sekali minum per hari,” katanya.

Kata dia, di pagi hari secara rutin akan menstimulasi produksi empedu. Maka dari itu, penyerapan nutrisi akan baik. Kata Sukma, untuk meramunya, ambil tiga lembar daun pepaya yang muda. Kemudian dicuci lalu dipotong-potong. Lalu masukkan di blender menggunakan air panas satu gelas.

“Setelah jadi, saring terlebih dahulu,” katanya. Bisa sekali minum, bisa juga sisanya disimpan malam hari sebelum tidur diminum lagi.

Penulis: sal
Editor: Ra
Sumber: www.fin.co.id




Cerah, Harapan Ratu Munawaroh Untuk Generasi Milenial

  • Rabu, 07/10/2020 17:04:05 WIB
  • Dibaca: 2403

JAMBI - Masa pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak bulan februari lalu tidak hanya dirasakan di Jambi, tapi juga di In...