Masih Bergairah, Wanita Setengah Abad Berselingkuh dengan Pria Tajir

Illustrasi
Share

JEKTV.CO.ID - Karin -bukan nama sebenarnya- memang tak muda lagi. Usianya sudah 51 tahun.

Namun, wanita bersuami itu nekat berselingkuh. Umur tak menghalangi Karin mencari pemuas gairahnya.

Sementara suami Karin -sebut saja Donwori- juga pria paruh baya. Usianya hanya setahun di atas Karin.

Suatu hari, Donwori terkaget-kaget ketika Karin tiba-tiba mengaku selama ini tak bahagia dalam berumah tangga. Pengakuan itu sungguh mengagetkan karena Karin juga sudah punya empat anak dari pernikahannya dengan Donwori.

“Lha kok ibuke arek-arek ngakune gak bahagia uripe ambek aku (ibunya anak-anak mengaku tak bahagia hidup dengan saya, red). Kalau gak bahagia, kenapa ngomongnya baru sekarang-sekarang?" ujar Donwori.

"Kok gak dari dulu, zaman kami berdua memang lagi susah-susahnya,” tutur warga Surabaya yang sudah 25 tahun berumah tangga dengan Karin itu.

Ternyata Karin tidak hanya mengaku unhappy.Sebab, dia juga punya selingkuhan.

Sebut saja pria idaman lain yang jadi selingkuhan Karin itu dengan panggilan Donjuan.

Memang usia Donjuan sudah 60 tahun. Namun, dia jauh lebih tajir dibandingkan Donwori yang hanya mengandalkan uang pensiun.

Setahun lalu Karin minggat meninggalkan Donwori. “Saya ditinggal begitu saja. Istri saya pergi dengan pria lain," sambung Donwori.

Karena sekitar setahun Karin tak kembali ataupun berkabar, Donwori memutuskan menceraikannya.

"Kurang lebih ya sudah setahun ini, dia tak kembali. Akhirnya saya urus sendiri surat percerainya di pengadilan agama,” tuturnya.

Kini Donwori tinggal bersama empat anaknya di Surabaya. Beruntung, anak-anaknya memilih membela sang bapak daripada ibunya yang hilang entah ke mana.

“Mending saya sendiri bersama anak-anak saya. Saya juga sudah ikhlaskan dia Karin pergi demi pria lain,” kata Donwori dengan nada pasrah.

Sumber: www.jpnn.com




Cerah, Harapan Ratu Munawaroh Untuk Generasi Milenial

  • Rabu, 07/10/2020 17:04:05 WIB
  • Dibaca: 2402

JAMBI - Masa pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak bulan februari lalu tidak hanya dirasakan di Jambi, tapi juga di In...