Aplikasi Rumah Belajar, Solusi Mengajar Bagi Guru Di Tengah Pandemi Covid-19

APLIKASI RUMAH BELAJAR, SOLUSI MENGAJAR BAGI GURU DI TENGAH PANDEMI COVID-19
APLIKASI RUMAH BELAJAR, SOLUSI MENGAJAR BAGI GURU DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Share

JAMBI - Saat ini dunia dikejutkan dengan mewabahnya suatu penyakit yang disebabkan oleh sebuah virus yaitu Covid-19 (Corona Virus Diseases-19) atau lebih dikenal dengan corona. Penularan lewat kontak antar manusia yang sulit diprediksi karena kegiatan sosial yang tidak bisa dihindari merupakan penyebab terbesarnya Covid-19. Kebijakan social distancing adalah cara yang paling efektif saat ini, namun berakibat terhadap seluruh aspek kehidupan manusia, tak terkecuali untuk bidang Pendidikan. Ketidaksiapan sekolah melaksanakan pembelajaran secara online (daring) menjadi faktor utama kekacauan ini. Peralihan cara pembelajaran ini memaksa berbagai pihak, baik guru maupun siswa, untuk mengikuti alur yang sekiranya bisa ditempuh agar pembelajaran dapat berlangsung dan yang menjadi pilihan solusinya adalah dengan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran daring.

Rumah Belajar merupakan aplikasi belajar daring yang dikembangkan oleh Kemendikbud dengan tujuan untuk menyediakan alternatif sumber belajar dengan pemanfaatan teknologi. Selain sebagai wadah yang menyediakan bahan belajar, aplikasi ini juga sebagai fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan aplikasi ini, guru dan siswa dapat belajar dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Terdapat berbagai fitur seperti Sumber Belajar, Laboratorium Maya, Kelas Digital, Bank Soal, Buku Sekolah Elektronik, Peta Budaya, Karya Bahasa dan Sastra, serta fitur lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa secara gratis.

Namun, permasalahan yang muncul adalah adanya faktor yang menghambat terlaksananya efektivitas pembelajaran daring tersebut, salah satunya adalah penguasaan teknologi yang masih rendah. Tidak semua guru “melek” akan teknologi terutama guru generasi kelahiran 1980 ke bawah yang pada masa mereka penggunaan teknologi belum begitu masif. Keadaan hampir sama juga dialami oleh para siswa, tidak semua siswa sudah terbiasa menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-harinya.

Tim PPM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Prodi Sistem Informasi Universitas Jambi yang di ketuai oleh Bpk. Drs. Jefri Marzal, M.Sc., D.I.T., melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masayarakat (PPM) dengan mengusung tema Penerapan Aplikasi Rumah Belajar Bagi Guru dan Murid di Desa Dataran Kempas Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk workshop tentang penggunaan portal pembelajaran Rumah Belajar kepada guru-guru dan siswa di Desa Dataran Kempas, sekaligus pelatihan pembuatan video pembelajaran kepada para guru oleh tim PPM yang beranggotakan Dewi Lestari, S.Kom., M.S.I., Ulfa Khaira, S.Komp, M.Kom., Daniel Arsa, S.Kom., M.S.I., dan Rizqa Raaiqa Bintana, S.T., M.Kom.

Workshop ini mengundang para guru yang ada di seluruh sekolah di Desa Dataran Kempas mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan. Tujuan diadakan workshop ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru di wilayah Desa Dataran Kempas dalam membuat konten pembelajaran elektronik yang akan diunggah ke portal Rumah Belajar dan pemanfaatan konten pembelajaran tersebut bagi murid di wilayah Desa Dataran Kempas untuk mendukung pembelajaran di kelas, serta mengenalkan portal Rumah Belajar kepada murid.

Ada dua tahap kegiatan yang dilakukan, yaitu tahap I yang merupakan kegiatan pengenalan awal tentang portal Rumah Belajar kepada guru-guru. Tahap I ini telah dilakukan pada tanggal 5 Agustus 2020 lalu. Tahap II yaitu, kegiatan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi Rumah Belajar kepada guru dan murid, serta cara pembuatan video bahan ajar yang menarik kepada guru-guru di Desa Dataran Kempas. Tahap II telah dilaksanakan pada tanggal 24 November 2020 lalu. Dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan ini, peserta juga diberikan modul pelatihan penggunaan aplikasi Rumah Belajar dan cara pembuatan video pembelajaran sebagai bahan ajar oleh para guru kepada siswa. Tutorial pembuatan video pembelajaran tersebut juga dapat diakses pada link youtube https://youtu.be/C_Nr1Rk0YyA.

Para peserta sangat berantusias terhadap kegiatan ini, terlihat dari para peserta yang aktif dan bersemangat dalam mengikuti rangkaian kegiatan yang disajikan oleh Tim PPM dari awal hingga akhir kegiatan. Lebih lanjut, Ibu Hj. Irma Peplina, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMAN 7 Tanjung Jabung Barat menyampaikan agar kegiatan ini dapat berlanjut di tahun mendatang karena melihat antusiame dari para guru tersebut.

 





Ingin Mundur dari ASN, Fauzi Pilih Maju di Pilkada Sarolangun

  • Jumat, 22/01/2021 11:25:18 WIB
  • Dibaca: 97

JAMBI- Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Muhammad Fauzi sudah bersiap-siap untuk maju di Pilkada S...