Peserta Tender Proyek Gedung Perpustakaan Batanghari Laporkan Pokja ke KPK

Illustrasi
Share

MUARABULIAN - Lelang Proyek Bangunan Gedung Perpustakaan Kabupaten Batanghari sepertinya berbuntut panjang, bagaimana tidak salah satu peserta tender yang merasa dirugikan tersebut resmi melaporkan Kelompok Kerja (Pokja) di Bagian Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Setda Kabupaten Batanghari ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mabes Polri dan Kejaksaan Agung. Selasa (23/03).

Andry virlib lestio salah satu peserta yang mengikuti tender proyek tersebut mengatakan bahwa pihaknya merasa dirugikan, pasalnya dalam tahapan pembuktian kelengkapan berkas perusahaan miliknya tidak di undang oleh pihak panitia Pokja.

"Hari ini kami melaporkan ke KPK, kemudian ke Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung, kami merasa sangat dirugikan oleh panitia Pokja, kami disini ingin mencari keadilan,"ujarnya.

Andry juga menambahkan bahwa panitia Pokja tidak ada memberikan informasi, dan klarifikasi kepada perusahaan miliknya.

"Kami tidak ada diberikan informasi, tidak ada klarifikasi, tau tau sudah ditetapkan pemenangnya,"cetus Andry.

Sumber: www.fajar.co.id