Modus Penipuan Catut Nama Kajari

Illustrasi
Share

MUARABULIAN- Beredar informasi ada pihak yang tidak bertanggungjawab mengatasnamakan Kepala Kejaksaan Negeri Batanghari meminta sejumlah uang kepada salah satu Kepala Sekolah di Muara Bulian. Modus yang dilakukan tersebut dalam upaya penyelesaian kasus. Kamis (25/03).
 
Menanggapi isu yang tidak bertanggungjawab tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Batanghari Dedy Priyo Handoyo,SH melalui Kasi Intelijen Huda Hazamal,SH mengatakan bahwa pihaknya berharap seluruh pihak baik pemerintah, swasta, bahkan masyakarat tidak termakan dengan modus penipuan berkedok penyelesaian kasus.
 
"Kita menghimbau kepada jajaran Pemerintah khususnya Kabupaten Batanghari, pihak swasta, dan masyarakat bahwa Kejaksaan Negeri Batanghari tidak pernah meminta atau menerima hadiah dari pihak manapun, dan kami ingatkan sekali lagi jika ada yang mengatasnamakan pihak Kejaksaan Negeri Batanghari segera laporkan kepada kami,"tegas Huda.
 
Tidak hanya itu Huda juga menambahkan bahwa dirinya juga pernah dicatut oleh seseorang yang tidak bertanggungjawab disalah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam wilayah Kabupaten Batanghari.
 
"Kedepannya kami mengharapkan bahwa jika ada informasi atau ada oknum yang mengatasnamakan pihak Kejaksaan meminta sejumlah atau menerima hadiah terkait penyelesaian kasus atau yang lainnya, segera laporkan, dan akan kami tindak tegas,"pungkasnya.
 
Ditempat terpisah Joni salah seorang tokoh pemuda menyampaikan bahwa ditengah situasi Pandemi saat ini ekonomi masyakarat sangat terdampak, hal ini juga mendasari banyaknya terjadi modus penipuan.
 
"Kita mengharapkan kepada para pejabat publik figur, pihak swasta, dan masyarakat untuk tidak termakan dengan modus penipuan yang mengatasnamakan aparat penegak hukum, jika mendapatkan telpon atau ditemui seseorang atas nama pihak penegak hukum yang meminta uang, harus segera di cek dulu,"sebut Joni.